dengan siksa pedih yang kutanggung sendirian
penebus dosa nan masa lalu
azab ini kurasa nikmat
kerna Illahi masih menyayangiku
redha dan tabah manisnya iman
menempuh liku yang tidak menentu
dugaan itu kupanjatkan syukur
Illahi mengerti kumampu harungi
tiada Dia menganiayai
pengubat duka penguat jiwa..
nukilan ini kutuliskan ketika aku berasa sakit di sebelah kiri kepalaku..
Tiada ulasan:
Catat Ulasan